Sumbawa Besar, MerdekaInsight.com — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kabupaten Sumbawa resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030 dalam acara pelantikan yang berlangsung di Hotel La Grande Sumbawa, Rabu (17/12/2025).
Pelantikan ini mengusung tema “Kokoh dan Solid Majukan Sumbawa”, dihadiri oleh Ketua Biro Organisasi DPP PKS, H. Johan Rosihan, S.T., yang juga Anggota DPR RI Komisi IV, serta Ketua MPW PKS, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, dan jajaran pengurus DPD PKS Sumbawa.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua DPD PKS Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.Ap., M.M.Inov, didampingi Sekretaris Muhammad Fauzi, S.Ap., dan Bendahara Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si.
Dalam sambutannya, Nanang menyampaikan refleksi perjalanan panjangnya di PKS yang telah dimulai sejak 15 tahun lalu. Ia mengaku pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC Moyo Hulu hingga akhirnya dipercaya memimpin DPD PKS Sumbawa.
“Amanah ini bukan hal yang ringan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan tekad dan keimanan yang kuat. Tugas kita adalah memastikan PKS hadir untuk masyarakat dalam kondisi apa pun, termasuk saat bencana atau keadaan darurat,” ujar Nanang.
Ia menegaskan empat pesan penting kepada seluruh pengurus DPC yang baru dilantik. Pertama, menjadikan iman dan semangat pengabdian sebagai landasan perjuangan politik. Kedua, menanamkan pelayanan yang tulus kepada masyarakat, sebab jabatan dalam struktur partai bukanlah sarana mencari keuntungan pribadi.
“Kader PKS harus hadir di tengah masyarakat, terutama di akar rumput. Pelayanan kepada rakyat harus dilakukan dengan santun dan ikhlas. Inilah kunci untuk meraih kemenangan di 2029,” jelasnya.
Pesan ketiga yang disampaikan adalah pentingnya soliditas dan kerja kolektif di tubuh partai. Ia mengingatkan bahwa Sumbawa memiliki karakter masyarakat yang majemuk, sehingga semangat kebersamaan harus terus dijaga.
“Kita harus menyingkirkan ego pribadi demi menjaga ukhuwah dan memperkuat kebersamaan. Hanya dengan kerja kolektif dan semangat amal jama’i, PKS bisa menjadi partai yang kokoh dan dipercaya masyarakat,” tegas Nanang.
Pesan terakhir adalah soal keteguhan dalam perjuangan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa PKS tidak akan berhenti memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
“Perjuangan PKS tidak berakhir di satu periode. Ini adalah napas panjang untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Biro Organisasi DPP PKS, H. Johan Rosihan, S.T., menyampaikan apresiasi atas semangat konsolidasi yang ditunjukkan pengurus PKS Sumbawa. Ia menilai, arahan Ketua DPD PKS Sumbawa dapat menjadi pedoman bagi seluruh DPC dalam menjalankan program dan pelayanan politik di daerah.
“Kita perlu terus belajar agar derajat dan kualitas perjuangan meningkat. Seperti falsafah Samawa, lamin tutu pedi Samawa’, setemung pamendi ke penyadu — kita harus menjadi pribadi yang kokoh, peduli, dan melayani dengan hati bersih,” ungkap Johan.
Ia menambahkan, PKS berpegang teguh pada nilai Islam, Pancasila, dan keadilan sebagai fondasi ideologis partai. Dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), PKS berkomitmen menghadirkan kepemimpinan yang bersih, berintegritas, serta jauh dari praktik korupsi dan kolusi.
“PKS ingin menjadi kekuatan politik yang tidak hanya mengejar kekuasaan, tetapi menghadirkan pelayanan dan keteladanan bagi bangsa,” tandasnya.
Dengan pelantikan pengurus DPC di seluruh kecamatan, struktur PKS Sumbawa kini dinyatakan siap bergerak secara kolektif untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, memperjuangkan aspirasi rakyat, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.












Comment