Sumbawa, Merdekainsight.com – Pemerintah pusat terus memperkuat upaya peningkatan produksi pangan nasional melalui Program Optimalisasi Lahan tahun 2025. Program ini mencakup luas 2.498 hektare lahan pertanian yang tersebar di 16 kecamatan dan melibatkan 116 kelompok tani di Kabupaten Sumbawa.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dengan mengalihkan sebagian komoditas non-padi menjadi tanaman padi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya swasembada beras di tingkat daerah maupun nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si menjelaskan, kegiatan optimalisasi lahan disesuaikan dengan potensi masing-masing kelompok tani. “Ada yang difokuskan pada pembangunan cekdam, ada pula yang diarahkan untuk pengadaan kantong air dan mesin, irigasi perpompaan, serta perbaikan saluran irigasi,” ujarnya.
Pelaksanaan program ini dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat. Skema pendanaan dibagi dalam tiga tahap pencairan, menyesuaikan dengan progres kegiatan di lapangan.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, optimalisasi lahan diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas padi, tetapi juga memperkuat kapasitas kelompok tani dalam mengelola sumber daya pertanian secara berkelanjutan.
“Program ini bukan hanya tentang lahan, tapi tentang kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya.












Comment