Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu progres pekerjaan pengaspalan pada ruas jalan Maronge–Labuhan Sangoro. Berdasarkan data teknis, proyek peningkatan jalan tersebut menggunakan total lapis aus HRS-WC sebanyak 1.500 ton.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST, menjelaskan bahwa pekerjaan pengaspalan ini merupakan bagian dari program prioritas peningkatan infrastruktur strategis tahun 2025. Program tersebut difokuskan pada pembangunan dan pemeliharaan jaringan jalan antarwilayah guna memperkuat konektivitas daerah.
“Ruas Maronge–Labuhan Sangoro menjadi salah satu titik penting dalam mendukung mobilitas warga dan arus ekonomi kawasan timur Sumbawa. Pekerjaan ini kami laksanakan secara bertahap dengan total penggunaan lapis aus HRS-WC sebanyak 1.500 ton,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Ia menambahkan, pada hari pertama pelaksanaan, progres pengaspalan sudah terealisasi sebanyak 90,99 ton dengan panjang hampar sekitar 186 meter, dimulai dari STA 4+000 ke arah STA kecil. Pihaknya menargetkan rata-rata hampar harian mencapai 180 ton agar pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Ruas ini memiliki panjang sekitar empat kilometer dan dikerjakan secara berkala untuk memastikan daya tahan konstruksi terhadap beban lalu lintas serta kondisi cuaca di kawasan pesisir,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sofyan mengajak masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih lama.
“Kami berharap setelah jalan ini selesai, masyarakat ikut menjaga dan merawatnya agar umur jalan lebih panjang dan m
Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu progres pekerjaan pengaspalan pada ruas jalan Maronge–Labuhan Sangoro. Berdasarkan data teknis, proyek peningkatan jalan tersebut menggunakan total lapis aus HRS-WC sebanyak 1.500 ton.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST, menjelaskan bahwa pekerjaan pengaspalan ini merupakan bagian dari program prioritas peningkatan infrastruktur strategis tahun 2025. Program tersebut difokuskan pada pembangunan dan pemeliharaan jaringan jalan antarwilayah guna memperkuat konektivitas daerah.
“Ruas Maronge–Labuhan Sangoro menjadi salah satu titik penting dalam mendukung mobilitas warga dan arus ekonomi kawasan timur Sumbawa. Pekerjaan ini kami laksanakan secara bertahap dengan total penggunaan lapis aus HRS-WC sebanyak 1.500 ton,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Ia menambahkan, pada hari pertama pelaksanaan, progres pengaspalan sudah terealisasi sebanyak 90,99 ton dengan panjang hampar sekitar 186 meter, dimulai dari STA 4+000 ke arah STA kecil. Pihaknya menargetkan rata-rata hampar harian mencapai 180 ton agar pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Ruas ini memiliki panjang sekitar empat kilometer dan dikerjakan secara berkala untuk memastikan daya tahan konstruksi terhadap beban lalu lintas serta kondisi cuaca di kawasan pesisir,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sofyan mengajak masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih lama.
“Kami berharap setelah jalan ini selesai, masyarakat ikut menjaga dan merawatnya agar umur jalan lebih panjang dan manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” tandasnya.












Comment