Umum
Home / Umum / Sanapiah: Generasi Z Penentu Kualitas Demokrasi

Sanapiah: Generasi Z Penentu Kualitas Demokrasi

Sanapiah, S.Pd., C.Med. (Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Sumbawa)

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Di masa non tahapan pemilu, Bawaslu Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan kesadaran politik masyarakat, terutama generasi muda. Hal ini ditegaskan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Sanapiah, S.Pd., C.Med., saat diwawancara di ruang kerjanya, Sabtu (13/9/2025).

Sanapiah menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pemilu. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemilih Gen Z dan milenial mencapai 56,45% dari total 204,8 juta pemilih pada Pemilu 2024.

“Generasi muda harus dibekali literasi politik yang baik. Dengan pengetahuan yang cukup, mereka tidak hanya menggunakan hak pilih secara cerdas, tetapi juga mampu mengawal proses pemilu dari praktik yang merusak demokrasi, seperti politik uang dan politik identitas,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bawaslu hadir sebagai pemateri dalam sosialisasi pendidikan politik bagi Gen Z yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas Samawa (Unsa) di SMAN 1 Maronge, Jumat (12/9/2025). Kegiatan bertema “Membangun Kesadaran Politik Terhadap Gen Z dan Meningkatkan Peran Pemuda dalam Demokrasi” ini menjadi sarana memperkuat literasi politik pemilih pemula.

Kepala Desa Emang Lestari Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Ekonomi Hijau Berkelanjutan

Sanapiah menilai kegiatan kolaboratif dengan perguruan tinggi ini sangat penting. “Apresiasi kami untuk Fakultas Hukum Universitas Samawa yang membuka ruang bagi pemuda. Kolaborasi seperti ini membantu Bawaslu memperluas jangkauan edukasi politik, sekaligus memperkuat generasi muda sebagai benteng demokrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan pendidikan politik yang melibatkan pemilih pemula bukan sekadar seremoni, tetapi investasi jangka panjang untuk demokrasi yang lebih sehat. “Dengan meningkatkan kesadaran politik sejak dini, kita menyiapkan generasi yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab. Inilah modal utama bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page