Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa melakukan langkah proaktif menanggapi pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat dengan mengajukan sejumlah program ke 12 kementerian. Langkah ini diambil untuk menjaga agar pembangunan daerah tetap berjalan tanpa mengorbankan pelayanan dasar masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (6/11/2025).
“Alhamdulillah, kita sudah mengusulkan ke 12 kementerian. Sekarang sedang dalam proses pembahasan teknis untuk menutupi kekurangan dari dana transfer,” ujar Sekda.
Ia menjelaskan bahwa pengajuan program lintas kementerian dilakukan dengan mempertimbangkan keselarasan antara program daerah dan prioritas nasional. Dengan demikian, setiap usulan memiliki peluang lebih besar untuk diterima.
“Kunci keberhasilan kita ada pada kesiapan proposal dan kesesuaian program dengan arah kebijakan nasional,” jelasnya.
Menurut Sekda Budi, langkah ini bukan sekadar mencari tambahan dana, tetapi juga bentuk adaptasi daerah terhadap perubahan kebijakan fiskal nasional.
“Pemerintah pusat sedang menilai kemampuan fiskal daerah. Ini kesempatan bagi kita untuk menunjukkan kemandirian dan inovasi dalam mengelola keuangan,” tegasnya.
Ia berharap strategi tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal Sumbawa sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.












Comment