Surabaya, Merdekainsight.com – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya, Selasa (5/8/2025), dalam rangka menggali informasi dan strategi terkait “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor PBB-P2 serta Digitalisasi Pendapatan Daerah”. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan penyusunan rekomendasi strategis bagi optimalisasi pengelolaan pajak daerah di Kabupaten Sumbawa.
Rombongan DPRD Sumbawa dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov dan Wakil Ketua II, Gitta Liesbano, SH., M.Kn. Turut hadir Pimpinan Komisi II I Nyoman Wisma, S.IP, Sekretaris Komisi H. Zohran, SH, serta para anggota Komisi II lainnya, yakni Ademudhita Noorsyamsu, S.AP, Muhammad Zain, S.IP, Ida Rahayu, S.AP, Ridwan, SP., M.Si, Juliansyah, SE, Ahmad Nawawi, H. Zainuddin Sirat, Edy Syarifuddin, Gahtan Hanu Cakita, H. Jabir, S.Pd, Hj. Jamila, S.Pd., SD, I Ketut Sawitra, dan Sukiman K, S.Pd.I. Rombongan turut didampingi tim dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa.

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov,memimpin langsung rombongan Komisi II saat tiba di Kantor Bapenda Kota Surabaya
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak Hotel, Restoran, PPJ, Parkir, Reklame, Hiburan dan Air Tanah Bapenda Kota Surabaya, M.R.R. Ekkie Noorisma A, S.E., bersama jajaran. Dalam kesempatan tersebut, pihak Bapenda Surabaya memaparkan berbagai langkah inovatif yang telah diterapkan dalam meningkatkan PAD, khususnya melalui sistem digitalisasi pelayanan pajak daerah dan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung transparansi serta efisiensi pemungutan PBB-P2.
Menurut Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, kunjungan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan referensi dalam mendorong percepatan reformasi tata kelola pendapatan di daerah. “Kami ingin melihat secara langsung bagaimana sistem digitalisasi yang diterapkan Surabaya bisa berdampak positif terhadap pendapatan daerah. Ini sangat relevan untuk diterapkan di Sumbawa,” ujarnya.

Wakil Ketua II, Gitta Liesbano, SH., M.Kn., aktif memimpin dialog strategis dengan jajaran Bapenda Surabaya terkait optimalisasi PAD dan digitalisasi pajak daerah.
Selain untuk belajar dan bertukar informasi, kunjungan ini juga membuka ruang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Pemerintah Kota Surabaya, terutama dalam pengembangan kapasitas SDM, sistem pelayanan pajak online, dan penyediaan infrastruktur pendukung digitalisasi PAD. Pihak Bapenda Surabaya menyatakan komitmennya untuk mendukung daerah lain yang ingin menerapkan sistem serupa dengan menyediakan asistensi teknis dan berbagi praktik baik (best practices).
Dengan kunjungan ini, diharapkan DPRD Kabupaten Sumbawa dapat mendorong eksekutif untuk segera melakukan inovasi dan digitalisasi sistem perpajakan daerah demi meningkatkan pendapatan yang berkelanjutan, efisien, dan berpihak pada pelayanan publik yang lebih baik.












Comment