Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa memperketat penindakan terhadap pengendara kendaraan bermotor yang parkir sembarangan di trotoar dan di tepi jalan yang tidak diperbolehkan. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban serta mencegah gangguan terhadap kelancaran arus lalu lintas di wilayah perkotaan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, H. Rosihan, S.T., M.T., menegaskan bahwa perilaku parkir sembarangan dan melawan arus masih menjadi salah satu penyebab utama kemacetan serta meningkatnya risiko kecelakaan.
“Trotoar bukan tempat parkir, dan jalan dua arah bukan untuk dilanggar seenaknya. Kami menertibkan pengendara yang masih melawan arus atau parkir sembarangan karena tindakan ini mengganggu keselamatan pengguna jalan lain,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (21/11/2025).
Rosihan menjelaskan, sejumlah titik rawan pelanggaran telah menjadi fokus pengawasan Dishub, terutama di kawasan sekolah, pasar, dan area perkantoran. Tim pengawas lalu lintas Dishub setiap hari melakukan patroli dan memberikan teguran langsung kepada pengendara yang kedapatan parkir di area terlarang.
“Setiap pelanggar kami beri peringatan terlebih dahulu. Jika masih mengulangi, kami tindak sesuai aturan. Kami ingin menciptakan budaya disiplin di jalan, bukan sekadar menegakkan sanksi,” tegasnya.
Menurutnya, parkir liar dan pelanggaran arus lalu lintas tidak hanya menghambat mobilitas kendaraan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pelajar dan pejalan kaki. Oleh karena itu, Dishub terus menggencarkan sosialisasi serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memperkuat pengawasan di lapangan.
“Kami juga bekerja sama dengan Satlantas Polres Sumbawa untuk memperkuat pengawasan dan menindak pelanggar yang membahayakan pengguna jalan lain,” jelasnya.
Rosihan menambahkan, kesadaran masyarakat menjadi faktor kunci dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pengendara dan warga.
“Ketertiban berlalu lintas adalah cermin kedisiplinan kita sebagai masyarakat. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga ketertiban, karena keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.












Comment