Pemerintahan
Home / Pemerintahan / UPLAND Project Jadi Motor Penggerak Pertanian dan Ekonomi Masyarakat Sumbawa

UPLAND Project Jadi Motor Penggerak Pertanian dan Ekonomi Masyarakat Sumbawa

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Project UPLAND di Kabupaten Sumbawa menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam mendukung produksi bawang merah di wilayah dataran tinggi. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, pada Selasa, 02 Desember 2025.

Menurut data Dinas Pertanian, pada tahun 2025, kegiatan pengembangan bibit bawang merah telah terealisasi seluas 127 hektar, meningkat menjadi 173 hektar pada tahun 2026. “Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas areal tanam bawang merah dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Rusmawati.

Pembangunan jalan usaha tani juga mengalami peningkatan, dari 2,6 kilometer pada 2025 menjadi 3,4 kilometer pada 2026. Infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas hasil bawang merah dan menekan biaya produksi petani.

Dalam aspek penyediaan sumber air pertanian, realisasi pembangunan sumur dangkal mencapai 74 unit pada 2025, bertambah 27 unit di tahun 2026. Selain itu, dibangun 15 unit sumur dalam dan 4 unit sistem perpipaan dan perpompaan untuk mendukung irigasi lahan kering di sejumlah kecamatan.

Program UPLAND Project melibatkan 48 kelompok tani yang tersebar di 29 desa pada 13 kecamatan di Kabupaten Sumbawa. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan lembaga pendukung sangat penting untuk mempercepat transformasi sektor pertanian bawang merah menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” tambah Rusmawati.

Ketua Komisi II DPRD Sumbawa: Hentikan Target PAD dari Data yang Tak Riil!

Dengan capaian tersebut, UPLAND Project diharapkan menjadi motor penggerak utama pembangunan pertanian bawang merah dan peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Sumbawa. “Kami akan terus mendorong peningkatan kapasitas petani dan infrastruktur pendukung agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah,” tutup Rusmawati.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page