Sumbawa, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mempercepat langkah penanganan pascabencana angin puting beliung yang melanda Desa Berora, Kecamatan Lopok, pada Minggu (2/11/2025). Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Wabup, pemerintah daerah telah menugaskan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan verifikasi data kerusakan rumah warga dan menyalurkan bantuan tambahan sesuai kebutuhan mendesak di lapangan.
“Saya sudah instruksikan kepada BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas PRKP untuk segera menuntaskan pendataan. Kita tidak ingin warga menunggu lama. Setiap rumah yang rusak, baik ringan maupun berat, harus terdata dengan jelas,” tegasnya.
Data sementara menunjukkan, sebanyak 55 rumah rusak di tiga dusun, yaitu Berora, Ramolong, dan Sekayu, dengan total 185 jiwa terdampak. Sebagian besar mengalami kerusakan pada atap dan dinding rumah akibat terpaan angin kencang.
Wabup menjelaskan, selain bantuan bahan makanan dan kebutuhan pokok, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa bantuan perbaikan rumah yang akan disesuaikan dengan hasil verifikasi lapangan. “Kita ingin bantuan itu tepat sasaran. Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi kunci,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kunjungan lapangan yang dilakukan dua hari sebelumnya memberikan gambaran nyata tentang kebutuhan masyarakat. “Saya melihat sendiri beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan cukup berat. Kami akan pastikan semua mendapat perhatian sesuai kemampuan daerah,” ujar Ansori.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap pola penanganan bencana di tingkat desa agar ke depan respons dapat dilakukan lebih cepat. “Kami ingin sistem tanggap darurat kita lebih terstruktur dan efektif,” tandasnya.
Dengan langkah cepat tersebut, Pemkab Sumbawa berharap masyarakat Desa Berora dapat segera pulih dan melanjutkan aktivitasnya seperti biasa.












Comment