Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mempercepat penanganan kemiskinan dan stunting melalui pelaksanaan program-program prioritas nasional. Hal tersebut disampaikan Senin (08/12/2025) Ansori usai melakukan koordinasi dengan sejumlah pejabat kementerian di Jakarta.
“Kami berkomitmen mempercepat pelaksanaan program nasional yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Ini menjadi fokus utama pemerintah daerah,” ujar Wakil Bupati Sumbawa.
Ansori menjelaskan, pada Jumat (05/12/2025) dirinya melakukan koordinasi dengan Menteri Hukum Republik Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Menteri memberikan arahan agar Pemerintah Daerah Sumbawa segera menindaklanjuti program Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan Sekolah Rakyat.
“Kami menerima arahan langsung dari Menteri Hukum agar program-program prioritas Presiden segera diimplementasikan. Ketiga program ini menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Sumbawa,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan menyiapkan langkah-langkah konkret agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan terukur.
“Kami tidak ingin program ini hanya menjadi seremonial. Fokus kami adalah memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, setiap program akan kami kawal dengan rencana kerja yang jelas dan kolaborasi lintas sektor,” tegas Ansori.
Selain itu, Ansori juga melakukan konsultasi dan konfirmasi dengan Asisten Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia terkait rencana Launching Digitalisasi Pembelajaran di Kabupaten Sumbawa. Ia mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat transformasi pendidikan di daerah.
“Kami telah berkonsultasi dengan Asisten Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan kesiapan peluncuran Digitalisasi Pembelajaran. InsyaAllah, kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.,” jelasnya.
“Transformasi pendidikan ini menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan. Ketika kualitas pendidikan meningkat, maka kemampuan masyarakat untuk mandiri secara ekonomi juga ikut tumbuh,” tambahnya.
Ansori menegaskan, hasil dari dua pertemuan tersebut menjadi dorongan bagi Pemkab Sumbawa untuk mempercepat integrasi program nasional ke dalam kebijakan daerah.
“Arahan dan dukungan dari kementerian menjadi energi besar bagi kami untuk bekerja lebih cepat dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan setiap kebijakan pusat benar-benar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” pungkasnya.












Comment