Kesehatan
Home / Kesehatan / Wujudkan Masyarakat Sehat, Dinkes Sumbawa Prioritaskan Penanganan TB dan Stunting

Wujudkan Masyarakat Sehat, Dinkes Sumbawa Prioritaskan Penanganan TB dan Stunting

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, SKM., MPH

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan program pengobatan tuberkulosis (TB) dan menurunkan angka stunting sebagai bagian dari program prioritas daerah. Kedua program ini sejalan dengan kebijakan nasional dan menjadi fokus utama dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, SKM., MPH, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di kantornya pada Selasa, 7 Oktober 2025. Ia menjelaskan bahwa penanganan TB bukan hanya menjadi program daerah, tetapi juga merupakan bagian dari program pemerintah pusat. “Program pengobatan TB ini bukan hanya program kabupaten, tetapi juga program nasional. Saat ini kami sudah menetapkan tiga kecamatan sebagai lokasi pengambilan sampel, dengan dua desa di setiap kecamatan yang ditetapkan sebagai desa siaga TB,” ujarnya.

Penetapan desa siaga TB ini, lanjutnya, melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam proses pemantauan dan pengawasan pasien yang sedang menjalani pengobatan. “Dalam pelaksanaan program ini, kami melibatkan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ibu-ibu PKK untuk turut serta dalam pengawasan terhadap pasien yang sedang menjalani masa penyembuhan,” jelasnya.

Menurut Sarip Hidayat, pengobatan TB membutuhkan waktu selama enam bulan dan harus dilakukan secara teratur tanpa terputus. Setelah tahap pengambilan sampel di enam desa dari tiga kecamatan, Dinas Kesehatan akan memperluas pelaksanaan program siaga TB ke seluruh desa di Kabupaten Sumbawa berdasarkan data dari 26 puskesmas yang ada.

Selain penanganan TB, program prioritas kedua yang tengah digencarkan adalah penanganan stunting melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa tengah merancang aplikasi “Telemedisin” yang memungkinkan pelayanan konsultasi jarak jauh antara pasien di puskesmas dengan dokter spesialis di rumah sakit.

Wabup H. Ansori: Jangan Rapat Terus, Tapi Lakukan Aksi Nyata Tangani Stunting

“Melalui aplikasi telemedisin ini, pasien di puskesmas dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak di rumah sakit melalui layar monitor. Bahkan ibu hamil yang memiliki masalah kesehatan juga dapat berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis untuk menekan angka kematian ibu hamil,” terang H. Sarip Hidayat.

Ia menambahkan bahwa penggunaan aplikasi telemedisin akan memberikan kemudahan bagi masyarakat di wilayah terpencil untuk mendapatkan layanan medis tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. “Dengan adanya aplikasi ini, pasien dapat berkonsultasi tanpa perlu bertemu langsung dengan dokter. Ini juga akan menghemat biaya yang biasanya dikeluarkan oleh pasien untuk transportasi,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap rancangan program aplikasi telemedisin tersebut dan akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Kami berharap masyarakat dapat merespons dengan baik kehadiran program ini. Kami juga berharap adanya dukungan anggaran dari pemerintah untuk merealisasikan program ini demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page