Ekonomi Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Dividen PT BPR NTB Melonjak, Kontribusi untuk PAD Sumbawa Capai Rp4,09 Miliar

Dividen PT BPR NTB Melonjak, Kontribusi untuk PAD Sumbawa Capai Rp4,09 Miliar

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, menyebut kontribusi dividen PT BPR NTB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumbawa mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Buku Tahunan Tahun 2025 yang digelar Jumat (08/05/2026), dividen untuk Kabupaten Sumbawa tercatat meningkat dari Rp2,4 miliar menjadi Rp4,09 miliar.

Ivan menilai kenaikan tersebut menunjukkan pertumbuhan kinerja perusahaan yang terus positif sekaligus memperkuat kontribusi sektor perbankan daerah terhadap penerimaan daerah.

“Peningkatan dividen ini menjadi sinyal positif terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi sektor perbankan daerah terhadap PAD Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Ivan Indrajaya, S.T., M.M

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini memiliki total penyertaan modal di PT BPR NTB sekitar Rp28,7 miliar. Nilai itu menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai pemegang penyertaan modal terbesar kedua setelah Pemerintah Provinsi NTB.

Menurut Ivan, tren kenaikan dividen yang terus terjadi setiap tahun menunjukkan bahwa investasi daerah pada PT BPR NTB berjalan produktif dan memberikan manfaat fiskal yang nyata bagi daerah.

Jelang Launching Nasional 12 Juli, Sumbawa Masih Kekurangan 14 Lahan Gerai KDMP

“Dengan penyertaan modal sekitar Rp28,7 miliar, investasi daerah pada PT BPR NTB dinilai cukup strategis dan produktif. Tren kenaikan dividen setiap tahun menunjukkan bahwa penyertaan modal daerah mampu memberikan manfaat fiskal yang nyata bagi daerah,” katanya.

Kenaikan laba perusahaan, lanjut Ivan, juga menjadi salah satu indikator penting dalam mempertimbangkan peluang penambahan penyertaan modal pemerintah daerah pada masa mendatang.

Di sisi lain, PT BPR NTB saat ini tengah mempersiapkan proses konversi menuju bank syariah yang direncanakan berlangsung tahun ini. Langkah tersebut diproyeksikan mampu memperkuat daya saing perusahaan sekaligus memperluas pangsa pasar sektor jasa keuangan daerah.

“Konversi menuju bank syariah diharapkan mampu mendukung pengembangan pembiayaan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah berbasis syariah,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap PT BPR NTB terus menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan dan menerapkan tata kelola yang sehat di tengah dinamika sektor jasa keuangan yang terus berkembang.

Bupati Jarot Tegaskan Dukungan Total untuk Satgas Perlindungan Hutan Sumbawa

Dengan tren dividen yang terus meningkat, Pemkab Sumbawa menilai PT BPR NTB tetap menjadi salah satu instrumen strategis dalam menopang PAD sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page