Agama
Home / Agama / Mentoring Awards UTS Jadi Ruang Apresiasi dan Pembentukan Karakter Mahasiswa

Mentoring Awards UTS Jadi Ruang Apresiasi dan Pembentukan Karakter Mahasiswa

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Unit Mentoring Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menggelar kegiatan Mentoring Awards pada Jumat (26/6/2026) di Ruang Publik Kreatif. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor UTS, Rusmin Nurjadin, S.Pd., M.Pd., Kepala BPKO UTS, Dr. Ramlafatma, S.P., M.M.Inov., serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Teknologi Sumbawa.

Pelaksanaan Mentoring Awards menjadi momentum apresiasi bagi mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan mentoring sekaligus menjadi ruang refleksi atas proses pembinaan karakter yang telah berlangsung selama ini di lingkungan kampus.

Salah seorang mahasiswa semester dua Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Pemerintahan, Ashma Imamatul Ilmia, menilai bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar pemberian penghargaan.

“Menurut saya, kegiatan Mentoring Awards ini bukan hanya sekadar bentuk apresiasi bagi kami mahasiswa yang telah mengikuti mentoring selama ini, tetapi juga membentuk sifat kedisiplinan dan konsistensi untuk menebar kebaikan, karena melalui mentoring kita diajarkan untuk saling mengingatkan satu sama lain dalam hal kebaikan,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, sejumlah mahasiswa menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan, kedisiplinan, serta konsistensi mereka selama mengikuti setiap proses mentoring. Menurut Ashma, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkomitmen mengikuti kegiatan mentoring secara serius.

Bupati Sumbawa Resmikan Rumah Singgah BAZNAS di Mataram, Solusi Nyata Akomodasi Pasien Fakir Miskin

“Saat Mentoring Awards terdapat sejumlah mahasiswa yang diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan, kedisiplinan, dan konsistensi mereka selama mengikuti setiap proses mentoring termasuk saya juga sebagai Mentee Terbaik. Hal itu tentunya memotivasi mahasiswa lainnya untuk tetap serius dan konsisten dalam mengikuti mentoring,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa bagi sebagian mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari luar daerah, mentoring memiliki peran yang lebih besar dibanding sekadar program pembinaan. Kegiatan tersebut menjadi tempat untuk belajar, beradaptasi, hingga menemukan lingkungan yang membuat mahasiswa merasa diterima di tempat baru.

Selain penghargaan, Ashma menilai pengalaman, relasi, dan rasa memiliki yang tumbuh selama mengikuti mentoring menjadi hal penting yang dibawa pulang oleh para peserta, terutama bagi mahasiswa rantau yang harus memulai kehidupan baru jauh dari keluarga.

“Selama saya ikut mentoring, saya mendapatkan banyak sekali insight yang tidak selalu diajarkan di dalam kelas. Selain itu, saya juga bisa menambah circle dan mengenal teman-teman dari berbagai program studi, sehingga semakin banyak sudut pandang baru yang saya dapatkan dari mereka,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, Ashma menegaskan bahwa pengalaman paling berharga dari kegiatan mentoring adalah terbentuknya karakter yang baik serta terbangunnya hubungan yang positif antar mahasiswa.

BAZNAS Sumbawa Pertahankan Opini WTP Delapan Tahun Berturut-turut, Bupati Apresiasi Tata Kelola Zakat yang Transparan

“Pengalaman yang paling berharga adalah terbentuknya karakter yang baik sehingga terbangun hubungan yang positif antara kami sesama mahasiswa,” pungkasnya.

Penulis : Hawa Qurrotul Aini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page