Pemerintahan Pendidikan
Home / Pendidikan / Sekda Sumbawa: O2SN dan OPAI Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wadah Pembinaan Prestasi Siswa

Sekda Sumbawa: O2SN dan OPAI Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wadah Pembinaan Prestasi Siswa

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Olimpiade Pendidikan Agama Islam (OPAI) tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya pembinaan prestasi dan pengembangan potensi generasi muda.

“O2SN dan OPAI ini tidak hanya sekadar momentum tahunan, tetapi menjadi wadah bagi anak-anak terbaik Kabupaten Sumbawa untuk menorehkan prestasi dan mengharumkan daerah,” ujar Budi Prasetiyo saat membuka kegiatan tersebut di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Senin (4/5/2026).

Ia menekankan bahwa ajang tersebut menjadi ruang strategis untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi siswa, baik di bidang olahraga maupun keagamaan, sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia daerah.

“Ini merupakan gerakan yang membuktikan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki banyak generasi berprestasi. Melalui ajang ini, minat dan bakat generasi muda dapat disalurkan secara optimal untuk menuju generasi emas 2045,” katanya.

Sementara itu, dalam laporan panitia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Junaidi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi siswa.

Ivan Indrajaya: Penyertaan Modal Rp100 Miliar Dirancang untuk 5 Tahun, Tidak Mengikat dan Bertahap

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengembangkan serta meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang olahraga dan keagamaan,” ujarnya.

Ia merinci, O2SN diikuti oleh 384 siswa dari jenjang SD, MI, SMP, dan MTs, dengan dukungan 192 official pelatih serta 24 ketua kontingen. Sementara itu, OPAI diikuti oleh 221 siswa dari jenjang SD dan MI.

Cabang yang dilombakan dalam O2SN meliputi atletik, pencak silat, bulu tangkis, renang, dan senam lantai untuk jenjang SD, serta atletik, pencak silat, dan bulu tangkis untuk jenjang SMP. Adapun OPAI mencakup cabang tilawah Al-Qur’an, tahfidz Al-Qur’an, tartil Al-Qur’an, ceramah PAI, serta cerdas cermat PAI.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menilai bahwa pembinaan prestasi siswa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, sehingga potensi yang dimiliki generasi muda tidak hanya muncul dalam ajang kompetisi, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan nyata dalam pembangunan daerah di masa mendatang.

Jawaban Bapemperda atas Pendapat Bupati, Enam Ranperda DPRD Masuk Tahap Pembahasan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page