Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Seketeng, Kamis pagi itu (16/4/2026), suasana berbeda terasa. Bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah pertemuan penuh makna antara kepedulian dan ketulusan, antara pengabdian masa lalu dan perhatian di masa kini.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan silaturahmi kepada salah satu sosok yang begitu dikenal di dunia penyiaran lokal, Ahmad Zuhri Muhtar, atau yang akrab disapa Bang Mek. Sosok yang selama puluhan tahun mengabdikan diri sebagai penyiar radio ini kini tengah menghadapi ujian kesehatan yang membatasi aktivitasnya.
Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan berupa kursi roda sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Bang Mek. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI.
Kehadiran rombongan BAZNAS tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan semangat dan dukungan moral bagi Bang Mek dan keluarganya. Percakapan hangat yang terjalin memperlihatkan betapa kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat Sumbawa.
Program ini merupakan bagian dari BAZNAS Sumbawa Sehat, sebuah inisiatif yang berfokus pada bantuan di bidang kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, BAZNAS terus berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah.
Dalam momen penuh haru tersebut, Bang Mek tampak tidak mampu menyembunyikan rasa emosinya. Dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga semua pengurus BAZNAS senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah. Semoga BAZNAS semakin maju dan berjaya ke depannya,” ungkapnya dengan tulus.
Bagi masyarakat Sumbawa, nama Bang Mek bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai penyiar radio yang telah menghibur, menginformasikan, dan menemani hari-hari masyarakat selama bertahun-tahun. Suaranya pernah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang, menghadirkan kehangatan di udara dan menjembatani informasi di tengah keterbatasan masa lalu.
Kini, ketika kondisi kesehatan membatasi geraknya, perhatian dari berbagai pihak menjadi sangat berarti. Apa yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh Bang Mek kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial. BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berusaha hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bang Mek adalah salah satu tokoh yang telah banyak berjasa, dan sudah sepatutnya kita memberikan perhatian,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program BAZNAS Sumbawa Sehat akan terus digalakkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di bidang kesehatan, baik melalui bantuan alat kesehatan, biaya pengobatan, maupun bentuk dukungan lainnya.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban yang dirasakan. Lebih dari itu, kami ingin menyampaikan bahwa Bang Mek tidak sendiri. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat. Di saat seseorang menghadapi masa sulit, kehadiran orang lain dengan niat tulus dapat menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.
Silaturahmi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa ini juga menjadi contoh bagaimana lembaga dapat menjalankan perannya tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara emosional dan sosial. Menyentuh hati, mendekatkan diri kepada masyarakat, dan menghadirkan harapan di tengah keterbatasan.
Di akhir kunjungan, doa dipanjatkan dengan penuh harap. Semoga Bang Mek diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan. Dan semoga langkah-langkah kebaikan seperti ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling peduli dan membantu sesama.
Karena pada akhirnya, kebaikan sekecil apa pun akan selalu menemukan jalannya untuk memberi arti yang besar bagi kehidupan orang lain.






















Comment