Pendidikan
Home / Pendidikan / BEM-UNSA Soroti Pendidikan dan Ancaman Narkoba dalam Talk Show Hardiknas 2026

BEM-UNSA Soroti Pendidikan dan Ancaman Narkoba dalam Talk Show Hardiknas 2026

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Samawa (BEM-UNSA) menggelar talk show eksklusif bertema “Menilik Elektabilitas dan Efektifitas Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang Bagi Bangsa” di Auditorium Universitas Samawa, Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Husnul Alwan, serta aktivis pencegahan narkoba, Uswatun Hasanah atau yang akrab disapa Badai NTB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan M. Wildan, M.Pd, jajaran pengurus BEM Universitas Samawa, perwakilan BEM dan DPM fakultas, mahasiswa, serta perwakilan OSIS SMA se-Kota Sumbawa. Diskusi difokuskan pada kondisi pendidikan di Kabupaten Sumbawa, mencakup persoalan infrastruktur, perundungan, kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga ancaman peredaran narkoba yang menyasar lingkungan pendidikan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, M. Wildan, M.Pd, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kualitas SDM, baik dari aspek karakter maupun keilmuan.

“Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam menunjang kualitas SDM, karena di dalamnya terbentuk karakter dan keilmuan yang menjadi dasar peningkatan kualitas tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan karena telah masuk ke lingkungan pendidikan.

Sekda Sumbawa: O2SN dan OPAI Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wadah Pembinaan Prestasi Siswa

“Persoalan narkoba saat ini cukup memprihatinkan karena telah memasuki ruang pendidikan dan menjadikan siswa sebagai korban. Ini menjadi keresahan bersama yang harus dicegah,” tambahnya.

Presiden Mahasiswa Universitas Samawa, Fitrah Andiyan, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah daerah terhadap kondisi riil pendidikan di Kabupaten Sumbawa, termasuk berbagai persoalan yang masih dihadapi.

“Pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi pendidikan di Kabupaten Sumbawa, baik terkait infrastruktur, tenaga pendidik, maupun persoalan karakter siswa seperti kasus perundungan yang terjadi di beberapa sekolah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dampak serius peredaran narkoba yang telah menyentuh ruang pendidikan.
“Ruang pendidikan adalah ruang yang sakral sebagai aset regenerasi bangsa. Masuknya narkoba ke lingkungan ini menjadi persoalan serius yang harus segera dihilangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Husnul Alwan, memaparkan kondisi pendidikan di daerah serta langkah penanganan yang dilakukan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa berbagai program telah dijalankan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dengan fokus pada pembentukan karakter siswa.

Siswi SMKN 1 Plampang Wakili NTB di Ajang Nasional ASKI Karate Indonesia

Di sisi lain, aktivis pencegahan narkoba, Uswatun Hasanah (Badai NTB), menyoroti maraknya peredaran narkoba yang menjadikan pelajar sebagai korban. Ia juga mendorong peran aktif mahasiswa dalam mengawal transparansi penegakan hukum terkait kasus narkoba.

“Mahasiswa sebagai agen of change dan agen of control harus meningkatkan riset terhadap penangkapan pengedar narkoba, terutama terkait transparansi yang masih menjadi sorotan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa perlu lebih sigap dalam mengawal isu tersebut, terlebih dengan adanya aturan yang membatasi publikasi identitas pelaku.

“Mahasiswa harus lebih sigap untuk mencari transparansi dalam penangkapan pengedar narkoba agar tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta semakin menyadari pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

Syamsul Hidayat Kutuk Keras Bullying, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong SOP Penanganan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page