Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Sejumlah siswa di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, diduga mengalami keracunan makanan pada Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 11.00 Wita. Kasus ini langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan dan pengambilan sampel makanan dari Dapur MBG di Desa Bunga Eja.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Dilia Pria Firmawan, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penyelidikan berawal dari laporan masyarakat terkait siswa sekolah di Kecamatan Empang yang diduga mengalami keracunan. “Proses penyelidikan ini berawal saat adanya informasi dari masyarakat yang dimana adanya dugaan siswa sekolah di Kecamatan Empang mengalami keracunan massal yang disebabkan oleh MBG,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bergerak cepat dengan melakukan interogasi awal terhadap sejumlah saksi. Petugas juga mendata siswa yang terdampak, baik yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan di dua fasilitas kesehatan terdekat, yaitu Puskesmas Tarano dan Puskesmas Empang.
Sebagai bagian dari penyelidikan, aparat kepolisian meninjau langsung Dapur MBG di Desa Bunga Eja pada Selasa (16/9/2025). Di lokasi tersebut, petugas mendata menu makanan yang disajikan dan diduga menjadi penyebab keracunan.
Langkah penting dalam proses ini adalah pengambilan sampel makanan dari dapur tersebut. “Sampel makanan sudah kami ambil dan segera dikirim untuk uji laboratorium di BPOM Provinsi serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa,” jelas AKP Dilia.
Hasil uji laboratorium diperkirakan dapat diketahui dalam waktu kurang lebih 14 hari. Pihak kepolisian menyatakan akan menunggu hasil tersebut sebagai dasar untuk menentukan penyebab pasti keracunan massal di Kecamatan Empang.






















Comment