Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa tengah menyusun rencana ketenagakerjaan makro untuk sektor pertambangan, khususnya terkait PT. Amman Mineral dan PT. Sumbawa Juta Raya (SJR). Hingga saat ini, PT. Amman Mineral belum melakukan rekrutmen resmi tenaga kerja di Sumbawa. Rekrutmen baru direncanakan pada 2027, seiring dengan operasional perusahaan yang diproyeksikan berlangsung hingga 2030.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan “Semua perusahaan wajib melaporkan rekrutmen ketenagakerjaan, dan dinas akan menginformasikan kepada masyarakat Sumbawa mengenai peluang kerja yang tersedia.”
Ia menambahkan bahwa saat ini biasanya perekrutan dilakukan oleh perusahaan subkontrak, bukan langsung oleh PT. Amman Mineral. Sementara itu, PT. SJR sedang melakukan rekrutmen dan tetap melaporkan prosesnya kepada dinas. “Setelah rekrutmen selesai, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan ditentukan sesuai kebutuhan perusahaan dan melalui proses seleksi ketat,” jelasnya.
Selain rekrutmen, dinas juga mengadakan pelatihan bagi calon tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan, termasuk jurusan dan keahlian lulusan SMK. Pelatihan ini akan disertai sertifikat dari BNSP, sehingga peserta memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.
Setiap perusahaan ke depan diwajibkan memberikan laporan kebutuhan tenaga kerja kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Langkah ini memungkinkan pemerintah daerah menyusun rencana ketenagakerjaan tahunan secara makro, sehingga peluang kerja terbuka bagi masyarakat, termasuk generasi muda, dengan spesifikasi tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri.






















Comment