Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Kolaborasi Multi Sektor Jadi Strategi Perkuat Pembangunan Kesehatan Sumbawa

Kolaborasi Multi Sektor Jadi Strategi Perkuat Pembangunan Kesehatan Sumbawa

Sumbawa, Merdekainsight.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menghadiri acara Kolaborasi Multi Sektor Optimalisasi Pembangunan Kesehatan Kabupaten Sumbawa yang berlangsung di Hotel Grand Samota, Jumat (19/09/2025). Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, M.Si., perwakilan beberapa universitas, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Sekda Kabupaten Sumbawa menekankan bahwa pelibatan berbagai sektor dalam perencanaan pembangunan kesehatan akan memperkuat arah pembangunan daerah. “Perencanaan pembangunan kesehatan daerah dengan melibatkan multi sektor akan menjadikan perencanaan pembangunan kesehatan Kabupaten Sumbawa semakin matang dan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, perencanaan yang terarah harus berdampak nyata terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat. “Perencanaan dengan target yang jelas harus dipastikan bisa menghasilkan perubahan mulai dari hal mendasar dalam bidang kesehatan daerah. Dengan pengembangan yang jelas di sektor kesehatan serta melibatkan multi sektor, akan berdampak sangat positif pada pencapaian generasi emas Indonesia 2045,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan elemen penting yang menentukan keberhasilan pembangunan. “Sektor kesehatan sangat menentukan dan mempengaruhi sistem pembangunan yang sedang dijalankan. Sehingga, sektor kesehatan pada akhirnya secara langsung akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

DPMD Sumbawa Matangkan Persiapan Pilkades 2026, Sebanyak 21 Desa Masuk Tahapan

Ia juga memaparkan data pertumbuhan penduduk Kabupaten Sumbawa dalam lima tahun terakhir yang mencapai 1,38 persen. “Pada 2024, penduduk Kabupaten Sumbawa tercatat sebanyak 536.000 jiwa. Seluruh penduduk ini harus dipastikan sehat secara keseluruhan,” tegasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page