Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Samawa (UNSA) Kelompok VIII membagikan bibit tanaman alpukat dan durian kepada masyarakat Dusun Semongkat Sampar pada Sabtu (18/07/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang produktif.
Pembagian bibit dilakukan secara langsung kepada warga dengan harapan tanaman tersebut dapat dibudidayakan dan dirawat sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang. Bibit alpukat dan durian dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta dinilai sesuai untuk dikembangkan dengan kondisi lingkungan di wilayah Semongkat Sampar.
Ketua Kelompok VIII KKL Universitas Samawa, Muhammad Sodikin, mengatakan bahwa program tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang dimiliki secara produktif.
“Pembagian bibit kami lakukan secara langsung kepada warga dengan harapan tanaman yang diberikan dapat dibudidayakan dan dirawat hingga menghasilkan manfaat dalam jangka panjang. Alpukat dan durian dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta cocok dikembangkan sesuai dengan kondisi lingkungan di wilayah Semongkat Sampar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga tampak antusias saat menerima bibit yang dibagikan. Selain penyaluran bibit, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya perawatan tanaman sejak masa tanam agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal.
Muhammad Sodikin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembagian bibit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menunjukkan antusiasme yang tinggi saat menerima bibit dan menyampaikan harapan agar program seperti ini dapat terus berlanjut. Selain membagikan bibit, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya merawat tanaman sejak masa tanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa program tersebut menjadi bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Bagi Mahasiswa KKL Universitas Samawa Kelompok VIII, kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bibit, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan bibit yang telah dibagikan dapat menjadi investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Menutup kegiatan tersebut, Mahasiswa KKL Universitas Samawa Kelompok VIII berharap program yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Semongkat Sampar. Mereka juga menilai semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan langkah-langkah sederhana yang bernilai besar bagi pembangunan desa.






















Comment