Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pendapatan Sektor Peternakan Sumbawa Tembus 54,28 Persen, Dinas Optimalkan Program Prioritas 2026

Pendapatan Sektor Peternakan Sumbawa Tembus 54,28 Persen, Dinas Optimalkan Program Prioritas 2026

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Realisasi pendapatan sektor peternakan di Kabupaten Sumbawa hingga 22 Juni 2026 telah mencapai Rp1,239 miliar atau 54,28 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp2,284 miliar. Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Saifuddin, saat memaparkan perkembangan percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan daerah di sektor peternakan dan kesehatan hewan, Selasa (23/06/2026).

Menurut Saifuddin, capaian pendapatan pada pertengahan tahun ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Rata-rata pendapatan mingguan sektor peternakan saat ini berada pada angka Rp92,24 juta.

“Dari target pendapatan sebesar Rp2,284 miliar, sampai dengan 22 Juni 2026 realisasinya telah mencapai Rp1,239 miliar atau 54,28 persen. Rata-rata pendapatan mingguan saat ini berada pada angka Rp92,24 juta,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor peternakan berasal dari retribusi pemakaian kekayaan daerah dengan realisasi sebesar Rp1,081 miliar. Sementara retribusi rumah potong hewan telah mencapai Rp158,79 juta atau 60,93 persen dari target yang ditetapkan. Adapun retribusi penjualan produk usaha daerah hingga saat ini masih belum mencatatkan realisasi pendapatan.

“Retribusi pemakaian kekayaan daerah masih menjadi penyumbang PAD terbesar di sektor peternakan. Sedangkan retribusi rumah potong hewan juga menunjukkan capaian yang cukup baik dengan realisasi lebih dari 60 persen,” jelasnya.

Program Sumbawa Hijau Lestari Berlanjut, BPDAS Siap Pasok Bibit Kemiri Gratis

Pada pelaksanaan kegiatan fisik, sejumlah program prioritas yang dijalankan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa menunjukkan progres yang positif. Pembangunan kandang rusa telah selesai dengan capaian fisik 100 persen. Pembangunan portal timur juga telah rampung dengan realisasi fisik dan keuangan masing-masing mencapai 100 persen.

Capaian serupa juga ditunjukkan pada pembangunan kandang sapi yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD dengan realisasi fisik dan keuangan mencapai 100 persen. Sementara itu, pembangunan portal barat masih dalam tahap pelaksanaan pekerjaan.

“Untuk pembangunan portal barat, pelaksanaan pekerjaan masih berjalan dan tidak menggunakan uang muka dalam proses pembangunannya,” terangnya.

Di samping pembangunan fisik, program hibah ternak saat ini masih dalam proses probity oleh Inspektorat. Sementara pengadaan obat-obatan dan bahan pendukung pelayanan kesehatan hewan telah terealisasi sepenuhnya, dengan seluruh kebutuhan barang telah tersedia atau mencapai 100 persen secara fisik.

Saifuddin menjelaskan bahwa total anggaran APBD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp17,24 miliar. Dari jumlah tersebut, alokasi terbesar digunakan untuk belanja gaji, tunjangan, insentif, honorarium, dan jasa sebesar Rp13,12 miliar. Selain itu, terdapat alokasi sebesar Rp1,34 miliar untuk program yang berasal dari direktif pimpinan.

Pemkab Sumbawa Matangkan Pembangunan Pasar Induk Sumer Payung, Anggaran Capai Rp268,9 Miliar

Sementara itu, kegiatan yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp2,28 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan sapi, kerbau, kambing, serta bantuan unggas yang diharapkan dapat mendukung peningkatan populasi ternak dan penguatan ekonomi masyarakat peternak di Kabupaten Sumbawa. Di samping itu, terdapat alokasi sebesar Rp500 juta untuk menunjang operasional dinas dan pelaksanaan program kerja selama tahun 2026.

“Anggaran pokir tersebut digunakan untuk pengadaan berbagai jenis ternak, meliputi sapi, kerbau, kambing, serta bantuan unggas. Alokasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan populasi ternak dan penguatan ekonomi masyarakat peternak di Kabupaten Sumbawa,” pungkas Saifuddin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page