Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Program Sumbawa Hijau Lestari Berlanjut, BPDAS Siap Pasok Bibit Kemiri Gratis

Program Sumbawa Hijau Lestari Berlanjut, BPDAS Siap Pasok Bibit Kemiri Gratis

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa memastikan Program Sumbawa Hijau Lestari akan terus berlanjut sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, merawat kawasan hutan, dan melindungi sumber mata air di Kabupaten Sumbawa.

Kepala DLH Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, mengatakan program tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman yang telah dilakukan sebelumnya. Saat ini, DLH masih memiliki persediaan bibit untuk penanaman lanjutan dan juga telah mendapat dukungan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS).

“Program ini merupakan program yang berkelanjutan, tidak hanya sekali jalan lalu hilang. Kami juga masih memiliki bibit yang akan ditanam pada tahap berikutnya. Selain itu, kami sudah berkomunikasi dengan BPDAS dan mereka sanggup menyediakan bibit untuk mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari,” ujar Pipin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/06/2026).

Menurutnya, hasil komunikasi dengan BPDAS menunjukkan adanya komitmen untuk menyediakan bibit, termasuk bibit kemiri dalam jumlah besar sesuai kebutuhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Bibit tersebut diperoleh tanpa menggunakan anggaran daerah.

“Untuk bibit kemiri ini kami mendapatkannya secara gratis, sehingga tidak perlu dianggarkan melalui APBD. Di sisi lain, kami juga masih memiliki berbagai jenis bibit tanaman lainnya yang siap dimanfaatkan,” katanya.

Pendapatan Sektor Peternakan Sumbawa Tembus 54,28 Persen, Dinas Optimalkan Program Prioritas 2026

Selain dukungan bibit dari BPDAS, DLH saat ini juga memiliki sekitar 213 ribu bibit sengon yang akan digunakan dalam penanaman lanjutan Program Sumbawa Hijau Lestari. Tersedia pula bibit tanaman yang berasal dari program pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dengan peruntukan yang telah ditetapkan bagi kelompok penerima.

Pipin menjelaskan, DLH akan melakukan evaluasi terhadap lokasi-lokasi yang telah ditanami sebelumnya untuk mengetahui tingkat keberhasilan bibit yang telah ditanam. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan lokasi penanaman berikutnya.

“Terkait lokasi-lokasi yang telah dilakukan penanaman melalui Program Sumbawa Hijau Lestari, tentunya akan kami evaluasi untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilan bibit yang telah ditanam,” jelasnya.

Ia menambahkan, penentuan lokasi penanaman berikutnya akan dilakukan secara lebih selektif dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan faktor cuaca agar tingkat keberhasilan program dapat lebih optimal.

“Ke depan kami akan menentukan lokasi yang lebih tepat agar tingkat keberhasilannya sesuai harapan. Kami juga perlu melihat situasi dan kondisi cuaca karena tahun ini cuacanya cukup ekstrem, namun mudah-mudahan tidak terlalu berdampak terhadap program ini,” ungkapnya.

Pemkab Sumbawa Matangkan Pembangunan Pasar Induk Sumer Payung, Anggaran Capai Rp268,9 Miliar

Lebih lanjut, Pipin mengatakan Program Sumbawa Hijau Lestari tidak hanya bertujuan meningkatkan tutupan vegetasi, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjaga kualitas lahan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penanaman jagung secara terus-menerus.

“Melalui program ini kami berharap dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penanaman jagung. Penggunaan bahan-bahan kimia secara terus-menerus pada lahan pertanian tentu dapat memengaruhi unsur hara tanah,” ujarnya.

Selain menjaga hutan dan sumber mata air, program tersebut juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan tanaman produktif. DLH selama ini juga telah menyalurkan berbagai bibit tanaman buah kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya tersebut.

Setiap tahun, DLH terus menyiapkan bibit tanaman untuk masyarakat, termasuk yang berasal dari program pokir DPRD. Kelompok masyarakat yang membutuhkan bibit juga dipersilakan mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah.

Namun demikian, penyaluran bibit akan disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat agar tanaman yang diberikan dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Perumdam Batulanteh Mulai Rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air, Sejumlah Wilayah Berpotensi Terdampak Sementara

Pipin menegaskan bahwa keberhasilan Program Sumbawa Hijau Lestari membutuhkan dukungan berbagai pihak. Dengan ketersediaan bibit yang masih cukup besar serta dukungan dari BPDAS, program tersebut diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page