Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Tangani Ribuan Ton Sampah, Pemkab Sumbawa Pertimbangkan Kerjasama dan Terapkan Solusi Inovatif

Tangani Ribuan Ton Sampah, Pemkab Sumbawa Pertimbangkan Kerjasama dan Terapkan Solusi Inovatif

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, S.T., M.Eng.

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Permasalahan sampah di Kabupaten Sumbawa menjadi perhatian serius, dengan perkiraan volume sampah mencapai lebih 120 ton per hari yang masuk ke TPA Raberas. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, S.T., M.Eng., menyatakan bahwa ada solusi penanganan sampah yang ditawarkan oleh PT Cahaya Mas Cemerlang, yang beberapa waktu yang lalu telah melakukan ekspose yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa.

“Permasalahan sampah yang terjadi saat ini merupakan permasalahan nasional. Khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa, jumlah volume sampah yang dihasilkan dalam sehari diperkirakan mencapai ratusan ton,” ungkap Pipin Shakti Bitongo saat diwawancarai di ruangannya, Senin (8/9/2025).

Menurut Pipin, volume sampah yang ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Raberas mencapai 120 ton per hari, sementara di TPA Lekong mencapai 2,18 ton per hari. “Kalau digabungkan dengan perkiraan lainnya, mencapai 200an ton lebih per hari,” tambahnya.

Menanggapi hasil ekspose yang telah dilakukan oleh PT CMC, Pipin menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah akan mempertimbangkan segala aspek dan melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap penawaran yang diajukan. “Kami juga perlu mempertimbangkan segalanya dari segala sisi, dan pembahasan lebih lanjut penawaran-penawaran yang diajukan oleh PT CMC perlu ditelaah dan dibahas secara internal,” katanya.

Wakil Bupati Sumbawa dan DLH beserta PT CMC juga telah melakukan peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi TPA yang ada di Kabupaten Sumbawa.

DPMD Sumbawa Matangkan Persiapan Pilkades 2026, Sebanyak 21 Desa Masuk Tahapan

Selain itu, dalam upaya mengurangi beban sampah, DLH Kabupaten Sumbawa kedepan akan mengoptimalkan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang tersebar di 11 kecamatan. Langkah ini bertujuan untuk memilah limbah organik dan non-organik, sehingga hanya sampah residu yang akan masuk ke TPA.

Selain itu, di kelurahan brangbiji sudah menemukan alternatif pemanfaatan sampah organik sebagai pakan bagi budidaya maggot yang berkembang pesat di Kabupaten Sumbawa. “Budidaya maggot cukup mempunyai prospek yang besar di Sumbawa, dan permintaan dari pembudidaya maggot untuk sampah organik sangat besar,” kata Pipin.

Pipin juga menegaskan bahwa permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah. Inovasi budidaya maggot ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi limbah yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page