Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Ketua Lembaga Adat Tanah Samawa (LATS) Kecamatan Lantung, Tonil Saeran, menyampaikan langsung persoalan krisis ketersediaan air di Kecamatan Lantung kepada Bupati Sumbawa, Rabu (06/05/2026), di Ruangan Bupati Sumbawa.
Dalam pertemuan tersebut, Tonil Saeran bersama para kepala desa se-Kecamatan Lantung, tokoh pemuda, dan tokoh agama menyuarakan kebutuhan mendesak masyarakat terhadap ketersediaan air bersih untuk konsumsi sehari-hari serta air pertanian untuk mendukung lahan produksi warga.

Tonil Saeran
“Kami menyampaikan kondisi masyarakat Lantung yang saat ini masih mengalami kesulitan air, baik untuk kebutuhan minum maupun untuk pertanian,” ujar Tonil Saeran.
Menurutnya, masyarakat mengusulkan pemanfaatan sumber air Ai Berang Nunang yang dinilai memiliki potensi untuk menjawab kebutuhan air di wilayah tersebut. Sumber air itu disebut berada sekitar 12 kilometer dari Kantor Camat Lantung.

Pertemuan Tonil Saeran dan para kepala desa se-Kecamatan Lantung, tokoh pemuda, dan tokoh agama bersama Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, di ruangan Bupati
“Sumber air ada di Ai Berang Nunang, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu kami berharap ada kajian dan langkah nyata agar sumber air tersebut bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, jarak sumber air dengan wilayah pelayanan menunjukkan perlunya pembangunan infrastruktur penunjang, seperti jaringan pipa, bak penampung, saluran irigasi, atau sistem distribusi lainnya agar air dapat disalurkan secara efektif.
Permasalahan air tersebut disebut bukan persoalan baru, melainkan kebutuhan dasar masyarakat yang telah lama dirasakan. Jika tidak segera ditangani, kondisi itu dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan warga, produktivitas pertanian, serta perekonomian desa.
Dalam pertemuan itu, masyarakat juga menyampaikan komitmen menjaga kawasan hulu dan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

“Kami siap menjaga kawasan hulu dan DAS, karena kami memahami bahwa pemanfaatan sumber air harus sejalan dengan perlindungan lingkungan,” tegasnya.
Tonil menambahkan, dalam pertemuan tersebut Bupati Sumbawa bersama Sekretaris Daerah disebut akan memanggil dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Kehutanan, dan Pertanian, untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi sumber air yang diusulkan.
“Kami berharap dinas terkait segera turun melihat kondisi di lapangan agar kebutuhan air masyarakat Lantung bisa segera mendapat solusi,” ucapnya.
Masyarakat Kecamatan Lantung berharap usulan tersebut segera ditindaklanjuti, sehingga persoalan air bersih dan irigasi yang selama ini dirasakan dapat teratasi demi mendukung kesehatan warga serta keberlanjutan sektor pertanian.






















Comment