Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa sekaligus Penasihat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Syamsul Hidayat, SE., M.Si., yang akrab disapa Dayat (Daulat Amanat Rakyat), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan pada Jumat (06/05/2026). Dalam sidak tersebut, ia menemukan genangan air setinggi lutut di area UPT Puskesmas Labuhan Badas Unit I serta kondisi rumah dinas tenaga kesehatan yang dinilai tidak layak huni.
Sidak dilakukan dengan mengunjungi UPT Puskesmas Labuhan Badas Unit I, Kecamatan Labuhan Badas, dan Puskesmas Kerato, Kecamatan Unter Iwes. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di tingkat pertama tetap berjalan optimal bagi masyarakat, terutama menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dayat mengatakan pemantauan langsung terhadap fasilitas kesehatan penting dilakukan untuk melihat kondisi riil sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan kepada masyarakat.
“Hal ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan di tingkat pertama berjalan maksimal bagi masyarakat, apalagi menjelang libur Lebaran” ujarnya.
Dalam sidak tersebut, Dayat menemukan genangan air setinggi lutut di area dalam kompleks Puskesmas Labuhan Badas Unit I, tepatnya di antara bangunan fasilitas puskesmas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan apabila tidak segera ditangani.
“Saya menemukan adanya genangan air setinggi lutut di area dalam puskesmas. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena dapat menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit jika dibiarkan terlalu lama,” ungkapnya.
Menurutnya, persoalan tersebut harus segera diatasi melalui pembangunan saluran pembuangan air atau drainase agar genangan tidak terus terjadi.
“Persoalan ini tidak boleh dibiarkan. Harus segera dibuatkan saluran pembuangan air atau drainase dengan penanaman pipa yang disalurkan ke saluran induk di sebelah tembok puskesmas,” tegasnya.
Selain persoalan genangan air, Dayat juga menyoroti kondisi rumah dinas tenaga kesehatan di Puskesmas Labuhan Badas Unit I yang dinilai sudah tidak layak huni dan memerlukan perbaikan atau rehabilitasi.
“Bangunan rumah dinas tenaga kesehatan di Puskesmas Labuhan Badas Unit I sudah sangat tidak layak huni dan jauh dari kata representatif. Padahal kenyamanan tenaga kesehatan akan berbanding lurus dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menilai temuan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, untuk memastikan kondisi fasilitas kesehatan benar-benar mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Puskesmas Labuhan Badas Unit I ini masih berada di sekitar wilayah kota. Jika yang dekat kota saja kondisinya seperti ini, tentu kita perlu melihat bagaimana kondisi puskesmas yang berada di wilayah pinggiran maupun pelosok,” ujarnya.
Melalui fungsi pengawasan dan anggaran di DPRD, Dayat menegaskan pihaknya akan mendorong pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Kami di DPRD, khususnya melalui fungsi anggaran, akan mendorong agar Dinas Kesehatan segera mengalokasikan perbaikan. Genangan air harus diatasi dengan pembangunan drainase yang baik dan rumah dinas yang tidak layak harus segera direhabilitasi. Jangan sampai petugas kesehatan bekerja dalam kondisi yang tidak mendukung,” pungkasnya.
Ia berharap temuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal, tidak hanya dari sisi pelayanan medis tetapi juga dari dukungan sarana dan prasarana.






















Comment