Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Samawa (UNSA) Kelompok VIII mengadakan pelatihan pembuatan pestisida nabati dari daun nimba bagi masyarakat Desa Pemasar, Kecamatan Maronge, pada Selasa, 9 September 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan alternatif pestisida alami yang dapat mengurangi ketergantungan petani pada bahan kimia.
Ketua Pelaksana, Helmi Nuryanti, menjelaskan, “Dengan adanya pestisida daun nimba, para petani akan lebih mudah mendapatkan pestisida nabati dari lingkungan sekitar, sehingga dapat mengurangi penggunaan bahan kimia dalam pertanian.”
PK Iwan S.P., selaku Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Maronge, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKL UNSA yang telah mengadakan pelatihan tersebut. “Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat daun nimba yang dapat diolah menjadi pestisida tanpa bahan kimia,” ujarnya.
Pemateri, Wening Kusumawardani M.P., menyampaikan bahwa selama ini petani sering bergantung pada pestisida kimia tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan. “Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat mampu mandiri membuat pestisida alami sehingga dapat menekan biaya produksi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.
Pelatihan berlangsung interaktif, dengan peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung meracik pestisida nabati yang siap digunakan. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana masyarakat dapat berkonsultasi mengenai permasalahan hama yang sering dihadapi.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Pemasar terdorong untuk menerapkan sistem pertanian organik dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.






















Comment