Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Upaya pelestarian sejarah dan budaya di Kabupaten Sumbawa memasuki babak baru melalui pemanfaatan teknologi digital. Sebanyak sepuluh peserta mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Pengelolaan Website Ensiklopedia Museum Daerah Sumbawa” yang berlangsung pada 27–29 April 2026 di UPT Museum Daerah Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan ini merupakan inisiasi Imammul Insan, akademisi dan dosen Psikologi di Universitas Teknologi Sumbawa, yang juga menjadi penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan melalui program Dana Indonesiana Tahun 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Program tersebut terealisasi berkat kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku pendidikan dalam mendorong transformasi digital sektor kebudayaan.
Dalam sambutannya, Imammul Insan menegaskan bahwa museum tidak boleh lagi dipandang sebagai ruang statis semata. Menurutnya, di era digital saat ini, aksesibilitas informasi sejarah melalui platform daring seperti website ensiklopedia menjadi kunci penting agar generasi muda tetap terhubung dengan akar budaya mereka.
“Digitalisasi adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan. Museum harus hadir di ruang digital agar tetap relevan,” ujarnya.
Pelatihan Intensif Tiga Hari
Bimtek ini dirancang secara komprehensif dengan pendekatan teoritis dan praktis. Pada hari pertama, peserta diperkenalkan dengan arsitektur website ensiklopedia, termasuk visi digitalisasi museum serta navigasi dasar sistem.

Memasuki hari kedua, pelatihan difokuskan pada praktik langsung. Peserta dilatih melakukan penginputan data, manajemen konten, hingga teknik pengarsipan digital guna memastikan informasi yang disajikan akurat, sistematis, dan menarik bagi publik.
Sementara itu, hari ketiga diisi dengan evaluasi dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta serta memastikan standar operasional pengelolaan website dapat diterapkan dengan baik.

Tekankan Keamanan dan Aksesibilitas
Untuk memperkuat aspek teknis, kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Erwin Mardinata, S.Kom., M.M.Inov. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya keamanan data serta desain antarmuka yang ramah pengguna (user-friendly).
“Website ensiklopedia ini harus mudah diakses oleh masyarakat luas, sekaligus aman dari sisi pengelolaan data,” jelasnya.
Harapan Berkelanjutan
Pada penutupan kegiatan, peserta menyampaikan kesan dan pesan serta apresiasi atas pelaksanaan Bimtek yang dinilai sangat bermanfaat. Kepala UPT Museum Daerah Sumbawa, Ivone Septiyani, S.E., turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada Kementerian Kebudayaan RI dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas dukungan pendanaan melalui program Dana Indonesiana.
Ia berharap, pengelolaan website ensiklopedia ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi sarana penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap informasi sejarah dan budaya Sumbawa.
Melalui Bimtek ini, Museum Daerah Sumbawa diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan memori kolektif secara fisik, tetapi juga mampu hadir sebagai referensi digital yang kredibel dan menjangkau audiens yang lebih luas, bahkan hingga tingkat global.






















Comment