Agama
Home / Agama / 393 Jamaah Haji Sumbawa Berangkat 9 Mei 2026, Mayoritas Perlu Pendampingan Kesehatan

393 Jamaah Haji Sumbawa Berangkat 9 Mei 2026, Mayoritas Perlu Pendampingan Kesehatan

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Sebanyak 393 calon jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 9 Mei 2026. Berdasarkan data terakhir, mayoritas jamaah memerlukan pendampingan kesehatan, sehingga pengawasan petugas menjadi perhatian utama selama pelaksanaan ibadah.

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, Ardi Suzami, S.EI., M.M.Inov., menyampaikan jumlah jamaah tahun ini terdiri dari 213 laki-laki dan 180 perempuan, dengan 165 jamaah tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan 228 lainnya non-KBIH.

“Jamaah ibadah haji tahun 2026 dari Kabupaten Sumbawa tahun ini sebanyak 393 orang, terdiri dari 213 laki-laki dan 180 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 165 jamaah merupakan peserta KBIH, sedangkan 228 lainnya merupakan jamaah non-KBIH,” ujar Ardi, Selasa (21/04/2026).

Dari aspek kesehatan, hasil pemeriksaan menunjukkan 131 jamaah dinyatakan memenuhi syarat (istithaah), sementara 262 jamaah lainnya masuk kategori istithaah dengan pendampingan obat. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengawasan intensif agar seluruh jamaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik.

“Jika dilihat dari aspek kesehatan, data istithaah menunjukkan 131 jamaah dinyatakan memenuhi syarat, sementara 262 lainnya masuk kategori istithaah dengan pendampingan obat,” katanya.

Tinggal Scan! Berlian Rayes Berinfak via QRIS BAZNAS, Dorong Digitalisasi Zakat di Sumbawa

Selain itu, berdasarkan tingkat risiko kesehatan, tercatat 50 jamaah kategori pristi, 3 orang risiko berat, 83 orang risiko sedang, 138 orang risiko ringan, serta 119 jamaah tanpa risiko. Hingga data terakhir per 12 April 2026, terdapat pula 10 jamaah yang menggunakan kursi roda.

Dari sisi usia, jamaah didominasi kelompok usia menengah hingga lanjut. Jamaah usia 51–60 tahun tercatat sebanyak 122 orang dan usia 61–70 tahun sebanyak 117 orang. Sementara itu, usia 41–50 tahun sebanyak 65 orang, usia 71–80 tahun 57 orang, di atas 80 tahun 15 orang, serta di bawah 40 tahun sebanyak 17 orang.

Hasil pemeriksaan kesehatan juga mencatat 10 penyakit terbanyak yang diderita jamaah, didominasi hipertensi primer sebanyak 81 kasus dan gangguan metabolisme lipid sebanyak 78 kasus.

Selain itu terdapat diabetes melitus non-insulin sebanyak 29 kasus, penyakit jantung hipertensif 15 kasus, hiperlipidemia 14 kasus, diabetes melitus dependen insulin 13 kasus, hipertensi tanpa penyakit jantung 11 kasus, serta beberapa penyakit lain seperti tuberkulosis, bronkitis, penyakit jantung iskemik kronis, dan gagal jantung.

Ardi menegaskan seluruh petugas kloter telah disiapkan untuk memberikan pelayanan optimal, terdiri dari Fatur Rakhman sebagai Ketua Kloter, H. Syarifuddin sebagai pembimbing ibadah, dr. Rachmat Ansyori sebagai dokter, Ns. Sumiyati sebagai perawat, serta Heri Herdiansyah Akbar sebagai Petugas Haji Daerah (PHD).

BAZNAS SUMBAWA HADIRKAN KEHANGATAN DI TENGAH UJIAN, SILATURAHMI DAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK PENYIAR LEGENDARIS BANG MEK

“Walaupun dengan kondisi kesehatan tersebut, kami berharap para jamaah tetap bisa menjalankan ibadah haji dengan baik dan pulang ke Indonesia dengan selamat. Pengawasan dari petugas akan kami pastikan berjalan sesuai dan melayani jamaah dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa dijadwalkan berangkat dari Indonesia pada 9 Mei 2026 pukul 16.35 WITA dan tiba di Arab Saudi pada hari yang sama pukul 09.00 WAS. Sementara itu, kepulangan dijadwalkan pada 19 Juni 2026 pukul 02.00 WAS dan diperkirakan tiba kembali di Indonesia pukul 20.50 WITA.

“Semoga para jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa dapat menunaikan ibadah dengan lancar, menjadi haji yang mabrur, dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat serta selamat,” tutup Ardi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page