Sumbawa Besar, Merdekainsight.com – Masyarakat adat Cek Bocek/Selesek Reen Sury (Suku Berco) di Desa Lawin, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, menggelar ritual Sedekah Sekat pada Kamis (18/6/2026). Tradisi tahunan tersebut menjadi bentuk syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus upaya menjaga warisan budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Pelaksanaan Sedekah Sekat diikuti masyarakat adat dengan membawa berbagai hidangan hasil pertanian dan makanan tradisional. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Bengko Adat Cek Bocek/Selesek Reen Sury, M. Nasir, mengatakan Sedekah Sekat merupakan tradisi yang memiliki nilai sosial dan budaya penting bagi masyarakat adat Berco.
“Sedekah Sekat adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen. Tradisi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga nilai adat yang diwariskan leluhur,” kata Nasir.
Menurut Nasir, tradisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan hasil pertanian, tetapi juga mencerminkan hubungan masyarakat dengan lingkungan dan wilayah leluhur yang menjadi ruang hidup mereka.
Kepala Desa Lawin, Ahdiat Kartamiharja, mengatakan keberlangsungan Sedekah Sekat menunjukkan bahwa nilai budaya masyarakat adat Cek Bocek/Selesek Reen Sury masih terpelihara hingga saat ini.
“Sedekah Sekat merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa adat, budaya, dan kelembagaan masyarakat adat masih berjalan,” ujar Ahdiat.
Ia menjelaskan, keberadaan masyarakat adat Cek Bocek/Selesek Reen Sury juga telah mendapat pengakuan melalui Peraturan Desa Lawin Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Cek Bocek/Selesek Reen Sury.
“Perdes tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap masyarakat adat yang memang sudah ada dan hidup di Desa Lawin dengan tradisi serta nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi,” katanya.
Sedekah Sekat menjadi salah satu praktik budaya yang menunjukkan keberlanjutan kehidupan adat masyarakat Berco. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi ruang pewarisan nilai sosial, gotong royong, dan identitas budaya masyarakat adat di Desa Lawin.






















Comment