Pemerintahan
Home / Pemerintahan / Pemkab Sumbawa Dorong Penguatan LKD/LKK, Tekankan Peran Strategis Desa dalam Pembangunan

Pemkab Sumbawa Dorong Penguatan LKD/LKK, Tekankan Peran Strategis Desa dalam Pembangunan

Sumbawa Besar, Merdekainsight.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong penguatan peran Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) sebagai ujung tombak pembangunan berbasis masyarakat. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan LKD/LKK se-Kabupaten Sumbawa yang dibuka Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, di Aula H. Madilaoe ADT, Kamis (09/04/2026).

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas kelembagaan desa dan kelurahan agar tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga terlibat aktif dalam pengawasan dan evaluasi pembangunan.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah yang juga Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Rachman Ansori, S.Sos., M.SE menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan menjadi kunci dalam memastikan efektivitas pembangunan di tingkat desa.

Asisiten Administrasi Umum Setda Sumbawa/Plt. Kepala DPMD Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.SE

“Rakor ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan masyarakat desa dan kelurahan agar semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam peran pengawasan dan evaluasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan seluruh elemen LKD/LKK diharapkan mampu berperan aktif dan terlibat dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Dewan Rosy Soroti Rp100 Miliar untuk BUMD Saat Kebutuhan Dasar Masyarakat Belum Tuntas

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menekankan pentingnya sinergi antar lembaga kemasyarakatan agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E

“Potensi yang ada seperti PKK, Posyandu, RT/RW, dan Dasa Wisma harus disinergikan. Kolaborasi yang terintegrasi akan membuat program, termasuk 10 Program Pokok PKK dan transformasi Posyandu berbasis enam bidang SPM, berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

“Penguatan kelembagaan harus dimulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan mengedepankan kerja berbasis data dan orientasi pada hasil yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa peran LKD/LKK, khususnya RT/RW, sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan.

Fraksi Demokrat–PPP Tekankan Transparansi BUMD dan Kebijakan Nyata dalam Ranperda 2026

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P

“Peran RT/RW sangat penting karena mereka berada di garis terdepan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan di tingkat desa,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antar lembaga kemasyarakatan.

“Melalui rakor ini, kita harapkan terbangun sinergi yang lebih kuat sehingga pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan penguatan kelembagaan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis peran desa dan kelurahan akan semakin efektif dalam mendorong pembangunan yang berdampak langsung hingga ke tingkat keluarga.

Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kesiapan dan Implementasi 5 Ranperda Usulan Pemda 2026

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page